Ilmu ekonomi regional merupakan bagian
daripada ilmu ekonomi, dimana secara spesifik membahas tentang pembatasan pembatasan wilayah ekonomi dari
suatu Negara dengan mempertimbangkan kondisi dan sumber daya alam serta sumber
daya manusia yang tersedia disetiap wilayah ekonomi. Ilmu ekonomi regional
tidak membahas tentang kegiatan individu, tetapi melainkan menganalisa suatu
wilayah secara keseluruhan dengan mempertimbangkan potensi yang beragam yang
dapat dikembangkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dari wilayah yang bersangkutan.
Pembatasan pembatasan pembasahan ekonomi
regional selalu menekankan pada barang
barang ekonomi
·
What commodities
shall be produced and in what quantities ( barang apa yang harus diproduksi dan
berapa banyak) Hal ini bersangkut paut dengan kekuatan permintaan dan penawaran
yang ada dalam masyarakat.
·
How shall goods
be produced ( bagaimana atau oleh siapa barang itu diproduksi ). Hal ini
bersangkut paut dengan pilihan teknologi untuk menghasilkan barang tersebut dan
siapa saja yang berperan dalam menghasilkan barang tersebut dan apakah ada
pengaturan dalam pembagian peran itu.
·
For whom are goods to be produced ( untuk siapa
atau bagaimana pembagian hasil dari kegiatan memproduksi barang tersebut ). Hal
ini bersangkut paut dengan pengaturan system balas jasa, system perpajakan
subsidi, bantuan kepada fakir miskin dan lain-lain.
·
·
When do all those
activities be carried out ( kapan berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan).
Pertanyaan ini dijawab dengan menciptakan teori ekonomi dinamis ( dynamic
economic analysis ) dengan memasukan unsure waktu kedalam analisis. Sejalan
dengan itu keluarlah teori-teori tentang pertumbuhan ekonomi ( growth theories,
seperti tahap-tahap pertumbuhan Rostow), business cycle dan development
planning.
·
Where do all
those activities should be carried out, yaitu dimana lokasi dari berbagai
kegiatan tersebut. Dalam ilmu ekonomi regional untuk memecahkan masalah khusus
yang terpaut dengan pertanyaan dimana diabaikan dalam analisa ekonomi
tradisional. Ilmu Ekonomi Regional menjawab diwilayah mana suatu kegiatan
sebaiknya dapat dilaksanakan.
Ilmu Ekonomi Regional menitik beratkan pada
bahasan dimana tata ruang /space /spatial. Hal-hal yang menjadi kan penting ekonomi
regional adalah :
·
Keuntungan
sumberdaya alam( natural resources advantage );
a)
Penghematan dari
pemusatan ( economic of concertration );
b)
Biaya angkut.
Tujuan
ekonomi regional adalah untuk
menentukan diwilayah mana suatu kegiatan ekonomi sebaiknya dipilih dan mengapa
wilayah tersebut menjadi pilihan.
Peran ekonomi regional :
a)
Penentu kebijakan
awal , sector mana yang dianggap strategis memiliki daya saing dan daya
hasilnya yang besar.
b)
Dapat menyarankan
komoditi/ kegiatan apa yang perlu dijadikan unggulan dan sub wilayah mana
komoditi itu dapat dikembangkan.
Manfaat Ilmu Ekonomi Regional :
a)
Makro : Bagaimana
pemerintah pusat dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi keseluruh wilayah;
b)
Mikro : Dapat
membantu perencanaan wilayah menghemat waktu dan biaya dalam proses menentukan
lokasi suatu kegiatan ekonomi.
KONSEP REGION
Ruang (region) merupakan hal yang sangat
penting dalam pembangunan wilayah. Konsep ruang mempunyai beberapa unsure yaitu
:1. Jarak, 2 lokasi, 3 bentuk, 4 dan ukuran. Konsep ruang sangat berkaitan erat
dengan waktu, karena pemanfaatan bumi dan dengan segala ininya kekayaannya
membutuhkan organisasi /pengaturan ruang dan waktu . Unsur-unsur tersebut
diatas secara bersama sama menyusun unit tataruang yang disebut wilayah.
Whittlessey (1945) memformulasikan pengertian
tata ruang berdasarkan : 1 unit areal kongkret 2. fungsionalitas diantara
fenomena dan 3 subyektivitas dalam penentuan criteria. Kemudian Harthorne
(1960) mengintroduksikan unsure hubungan fungsional diantara fenomena yang
melahirkan konsep struktur fungsional tata ruang. Struktur fungsional tata
ruang bersifat subyektif, karena dapat menentukan fungsionalitas berdasarkan
criteria subyektif.
Menurut Hanafiah (1985) konsep jarak mempunyai
dua pengetian : yaitu jarak absolute dan
jarak relative yang mempengaruhi konsep ruang. Konsep jarak dan ruang
relative ini berkaitan dengan hubungan
fungsional diantara fenomena. Dalam struktur tata ruang , jarak relative
merupakan fungsi dari pandangan atau persepsi terhadap jarak . Dalam konsep
ruang absolute jarak diukur secara fisik, sedangkan dalam konsepruang relative
jarak diukur secara fungsional berdasarkan unit waktu, ongkos dan usaha.
Wilayah
administrative adalah wilayah
yang batas-batasnya ditentukan berdasarkan kepentingan adminitrasi pemerintahan
atau politik. Seperti propinsi, kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan. Dan
RT/RW/. Sukirno (1976) menyatakan bahwa didalam praktek , apabila membahas
mengenai pembangunan wilayah maka pengertian wilayah administrasi merupakan
pengertian yang paling banyak digunakan . Lebih populernya penggunaan
pengertian tersebut disebabkan dua factor
yakni (a) dalam kebijaksanaan dan rencana pembangunan wilayah,
diperlukan tindakan-tindakan dari berbagai badan pemerintah . Dengan demikian lebih
praktis apabila pembangunan wilayah didasarkan pada suatu wilayah
administrasi yang telah ada. (b) wilayah
yang batasnya ditentukan atas suatu administrasi pemerintah lebih mudah
dianalisis , karena sejak lama pengumpulan data diberbagai bagian wilayah
berdasarkan pada suatu wilayah administrasi tersebut.
Sebagai wilayah yang memperhatikan koherensi
atas kesatuan keputusan keputusan ekonomi . Wilayah perencanaan dapat dilihat
sebagai wilayah yang cukup besar untuk memungkinkan terjadi perubahan –
perubahan penting dalam penyebaran penduduk dan kesempatan kerja, namum cukup
kecil untuk memungkinkan persoalan persoalan perencanaannya dapat dipandang
sebagai satu/kesatuan.

TEORI LOKASI
Izin share ya bg
BalasHapus